42.Nutrisi Enteral
07/05/2007
.gif)
Tubuh manusia perlu pemeliharaan, antara lain dengan pemberian makanan yang adekuat. Secara normal, makan seperti yang sehari-hari kita lakukan, berarti mulai dari proses pemilihan jenis makanan yang berdasarkan selera, adat dan kebiasaan. Kemudian dikunyah dalam mulut, ditelan, dan seterusnya. Adakala-nya, karena sesuatu hal, kita perlu "makan" secara lain, baik total maupun parsial. Disini ada dua pilihan, yang bukan berdasarkan selera, tapi disesuaikan dengan keadaan manusianya dan kebutuhannya. Yang dimaksud yaitu nutrisi parenteral dan nutrisi enteral. Nutrisi enteral, akhir-akhir ini semakin populer, terutama didorong oleh komplikasi—komplikasi yang timbul pada nutrisi parenteral, baik yang bersifat ringan maupun berat. Komplikasi yang ringan dapat berupa gangguan keseimbang-anairdan elektrolit, "overhydration", hiperglikemia, dan atrofi mukosa usus. Komplikasi yang berat, seperti hematoma, trombosis, emboli, sampai septikemia, endokarditis dan endoftalmitis. Topik utama kita kali ini akan membahas sekitar masalah nutrisi enteral tersebut, yang pernah di simposiumkan di Jakarta, tahunlalu. Simposium itu semakin menarik, dengan hadirnya H. Ruppin, dari bagian Penyakit Dalam Universitas Erlangen —Nuremberg, Erlangen, Jerman Barat. Ada 3 faktor utama mengapa kita memilih nutrisi enteral, yang menurut Ruppin, disebutkan sebagai 3 C. C yang pertama, "constitution", yaitu keadaan mukosa usus halus,yang pada nutrisi enteral akan tetap terpelihara sehingga tidak atrofi. C yang kedua, "complications", seperti yang telah diutarakan diatas, dan C yang ketiga adalah "costs" atau biaya.Tujuh makalah mengenai nutrisi enteral ini kami sajikan, berikut enamartikel lainnya yang cukup bermanfaat. Disamping itu, tentu saja, rubrik-rubrik khas CDK lainnya sebagai pelengkap.Selamat membaca, dan tak lupa kami ucapkan selamat tahun baru 1987.
6.
Nutrisi Enteral Pada Sub Bagian Gastroenterologi
Penulis :
Daldiyono
7.
Nutrisi Enteral Pada Penderita Kritis
Penulis :
Amir Madjid
12.
"Sudden Infant Death Syndrome"
Penulis :
Basir Palu
15.
Studi Perbandingan Aspek Psikiatri Gangguan Tingkah Laku Agresif dan Non Agresif Tak Berkelompok
Penulis :
Endang Warsiki
16.
Faktor Keturunan dan Lingkungan Menentukan Karakteristik Hewan Percobaan dan Hasil Suatu Percobaan Biomedis
Penulis :
M. Edhie Sulaksono
17.
Hukum dan Etika
Penulis :
CDK
18.
Humor Ilmu Kedokteran
Penulis :
CDK